Traditional home-style Dani
"Billions wealth of flora and
fauna, friendly smile by millions of people, thousands of islands
spread widely, there are hundreds of languages everywhere, dozens of
heads of regions exist throughout the country, but I do not believe it's
only one, namely Indonesia ..".
Scorching
hot weather wicker-ayaman disguised by Imperata cylindrica that neatly
into the roof of the house. Dani tribe who live in the central highlands
of Papua island is famous for its Honai.
Honai is a refuge from
the extreme cold weather. Honai made of wooden planks arrangement that
the stacking in a circle as the walls of the house. Semicircular roof
tends to blunt cone made of woven reeds are already dry.
Inside there honai loft used as a bed. At the bottom of the-of the furnace are always lit at dusk to dawn as penghusir cold.
#tsu #devunaent #tsunami #tsunation
Rumah Adat ala Suku Dani
“Miliaran
kekayaan flora dan fauna, jutaan senyum ramah oleh penduduknya, ribuan
pulau terhampar luas, ratusan bahasa ada di mana-mana, puluhan kepala
daerah ada diseluruh pelosok negeri, namun saya tak percaya itu hanya
satu yaitu Indonesia..”.
Cuaca yang panas terik terselubungi oleh
anyaman-ayaman Imperata cylindrica yang tersusun rapi menjadi atap
rumah. Suku Dani yang tinggal di pegunungan tengah Pulau Papua terkenal
dengan Honai-nya.
Honai merupakan tempat perlindungan dari cuaca
ekstrim yakni hawa dingin. Honai terbuat dari susunan bilah-bilah kayu
yang di susun membentuk lingkaran sebagai dinding rumah. Atap berbentuk
setengah lingkaran cenderung kerucut tumpul terbuat dari anyaman ilalang
yang sudah kering.
Di dalam honai terdapat para-para yang
digunakan sebagi tempat tidur. Di bagian bawah para-para terdapat tungku
perapian yang selalu menyala menjelang senja hingga fajar sebagai
penghusir hawa dingin.
http://goo.gl/wBE9AE




No hay comentarios:
Publicar un comentario